Kamis, 19 September 2019

Rindu Kelabu


Oleh : Ulfa Jisandry

Suasana ini adalah.
Semacam kerinduan yang menyakitkan.
Aku rindu.
Tapi tak tahu apa.
Aku ingin kembali.
Tapi tak tahu kemana.

Suasana ini.
Adalah suasana yang familier kurasa.
Tapi ku tak tahu ada dimana.
Hanya sesaat
Lalu pergi begitu saja.

Suasana ini.
Begitu menyakitkan untuk dirindukan.
Seolah aku ada disana.
Tapi pada kenyataannya aku tidak pernah kesana.
Suasana ini.
Membuat rindu yang terasa amat menyakitkan.
Seakaan aku berada dimasa lalu.
Jauh di masa masa dimana aku belum lahir.

Dimana suasana menjadi kelabu.
Dimana angin musim dingin mulai berhembus.
Dan menerbangkan dedaunan pohon oak yang mulai berguguran.

Aku rindu.
Seolah aku bisa merasakan panas dari perapian yang menyala disudut ruangan.
Aku rindu.
Seolah aku bisa merasakan kasarnya sampul buku tua yang kubaca.
Aku rindu.
Seolah olah aku sedang menyesap teh panas dan menunggu.
Entah apa yang kutunggu.

Aku rindu.
Rindu yang menyesakkan dada setiap kali kurasa.
Seolah olah aku pernah melakukannya.
Yang pada kenyataannya.
Aku saja entah sudah ada pada masa-masa yang kurindukan itu ada..

Aku jadi bertanya tanya.
Haruskah aku mewujudkan rindu yang menyesakkan ini jadi nyata?
Entah.

Untuk saat ini.
Aku hanya rindu.

2 comments:

3sno mengatakan...

Terbaik boskuuuh...

adpupokjarjohor mengatakan...

Makin menyerah bakat bakat yg terpendam.
Ayo terus berkreasi dalam karya.